Mengenal Apa Itu ChatGPT. AI yang Dapat Membantu Manusia dalam Segala Hal

Apa Itu ChatGPT, Logo ChatGPT oleh OpenAI
Bagikan agar orang lain juga tahu.

Dalam era yang terus terhubung secara digital ini, teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sudah mengalami kemajuan yang luar biasa. Salah satu pencapaian terbaru yang menarik banyak atensi adalah ChatGPT, sebuah sistem yang dikembangkan oleh OpenAI. Dalam postingan blog ini, saya akan menjelaskan tentang apa itu ChatGPT, mengulas berbagai aspek dari AI ini mulai dari pengertian, kelebihan, kekurangan, manfaat, dan pembahasan lainnya.

Apa itu ChatGPT?

ChatGPT (Chat Generative Pre-trained Transformer, kalau secara harfiah diterjemah ke bahasa Indonesia: Transformer Pra-terlatih Obrolan Generatif) adalah sebuah chatbot artificial intelligence (AI) berupa model bahasa generatif yang menggunakan teknologi transformer untuk memprediksi probabilitas kalimat atau kata berikutnya dalam suatu percakapan atau perintah teks. Pada saat postingan blog ini dibuat, ChatGPT dibuat menggunakan model bahasa besar atau LLM (large language models) GPT-3.5 dan GPT-4 dan pendekatan pembelajaran transfer-nya menggunakan teknik pembelajaran penguatan dan terarah.

Apa Itu GPT?

GPT merupakan singkatan dari “Generative Pre-trained Transformer.” Ini merupakan jenis model bahasa dalam pengolahan bahasa alami atau NLP (natural language processing) yang dikembangkan oleh OpenAI. Berikut penjelasan komponen yang terdapat pada setiap kata GPT:

  1. Generative: Ini berarti model ini mempunyai kemampuan buat menghasilkan teks baru. Artinya, model ini dapat membuat teks berdasarkan pada teks yang sebelumnya telah diberikan. Ini sangat berguna dalam pembuatan teks, seperti menghasilkan cerita, menjawab pertanyaan, atau berbicara dengan pengguna melalui teks.
  2. Pre-trained: Sebelum model GPT seperti ChatGPT digunakan untuk tugas-tugas tertentu, mereka dilatih pada data-data teks yang sangat besar yang terdapat di internet. Selama pelatihan ini, model mempelajari banyak pola, tata bahasa, dan pengetahuan umum dari teks yang ada. Dengan kata lain, model menjadi “pintar” dalam memahami dan menghasilkan teks berdasarkan apa yang telah dipelajari dari data yang dilatih.
  3. Transformer: Ini merupakan arsitektur model yang digunakan dalam GPT. Transformer adalah jenis arsitektur jaringan saraf tiruan yang sangat efektif dalam memproses urutan data, seperti teks. Ini menggunakan perhatian (attention) untuk memahami hubungan antara kata-kata dalam teks, yang membuatnya sangat baik dalam tugas-tugas yang melibatkan bahasa alami.

Dalam konteks apa itu ChatGPT, GPT digunakan guna memungkinkan komunikasi manusia dengan komputer melalui teks. Pada saat postingan blog ini dibuat, versi gratis dari ChatGPT menggunakan versi GPT-3.5. Versi ini merupakan pembaruan dari GPT-3, yang pertama kali dirilis pada tahun 2020. Dan jika Anda membayar untuk berlangganan ChatGPT Plus, Anda juga memperoleh akses ke model GPT-4.

Kelebihan ChatGPT

Kelebihan atau keuntungan dari ChatGPT adalah sebagai berikut:

  1. Kemampuan memahami dan menanggapi bahasa alami. ChatGPT dapat memahami dan menanggapi bahasa alami dengan sangat baik. Hal ini memungkinkannya untuk berkomunikasi dengan pengguna secara efektif dan memberikan jawaban yang relevan. ChatGPT juga dapat memahami konteks percakapan dan menyesuaikan responsnya dengan itu.
  2. Mampu menjawab pertanyaan sulit. ChatGPT dapat membantu pengguna dalam menjawab pertanyaan kompleks dengan respons yang akurat.
  3. Kecepatan dan responsivitas. Salah satu kelebihan dari ChatGPT adalah kecepatan dan responsivitasnya. AI ini mampu memberikan jawaban yang relevan dalam waktu singkat. Bahkan AI ini mampu menjawab pertanyaan yang menantang, aneh, ataupun terlalu terbuka. Hal ini memungkinkan karena ChatGPT sudah dilatih pada kumpulan data besar teks dan kode, yang memungkinkannya untuk menghasilkan teks dengan cepat dan akurat.
  4. Kemampuan menghasilkan berbagai jenis konten kreatif. ChatGPT mampu menghasilkan berbagai jenis konten kreatif, seperti email, surat, puisi, skrip, karya musik, kode, dan lain sebagainya. Hal ini memungkinkan sebab ChatGPT sudah dilatih pada kumpulan data besar teks dan kode, yang mencakup berbagai jenis konten kreatif.
  5. Fleksibel. ChatGPT sanggup melakukan lebih dari satu tugas sekaligus dan menjadi alat yang fleksibel untuk berbagai macam keperluan aplikasi.
  6. Digunakan untuk aplikasi yang luas. ChatGPT dapat digunakan untuk aplikasi yang luas. Model ini dapat digunakan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, bisnis, hiburan, dan bidang lainnya.
  7. Kemampuan membantu pengguna dalam berbagai tugas. ChatGPT mampu membantu pengguna dalam berbagai tugas, seperti:
    • menulis,
    • mencari informasi,
    • mengembangkan kreativitas,
    • meningkatkan layanan pelanggan,
    • meningkatkan produktivitas,
    • dan berbagai tugas lainnya.

Kekurangan ChatGPT

Meskipun mempunyai banyak kelebihan atau keunggulan, ChatGPT juga mempunyai kekurangan. Berikut kekurangan dari ChatGPT:

  1. Menghasilkan informasi yang salah. ChatGPT bisa menghasilkan informasi yang salah. Hal ini bisa terjadi karena kesalahan dalam kumpulan data yang dilatih atau kesalahan dalam proses pembelajaran.
    Contoh:
    • Jika kumpulan data yang dilatih ChatGPT berisi informasi yang salah tentang suatu topik, ChatGPT mungkin akan meneruskan informasi yang salah tersebut.
    • Jika ChatGPT tidak memahami pertanyaan yang diajukan, ChatGPT mungkin akan memberikan jawaban yang salah.
  2. Keterbatasan data. ChatGPT membutuhkan data yang banyak dan bervariasi untuk dapat memberikan respons yang akurat. Oleh sebab itu, ChatGPT mungkin tidak dapat memberikan respons yang akurat jika tidak memiliki data yang cukup. Hal ini kemungkinan karena data pada model GPT yang digunakan terbatas sampai model tersebut dirilis, sehingga data yang dihasilkan menjadi tidak up-to-date.
    Contoh:
    • Pada GPT-3.5, pengetahuannya sampai pada September 2021. Jika kita bertanya kepada ChatGPT misalnya harga iPhone 15 yang dirilis pada Oktober 2023, kemungkinan ChatGPT tidak dapat menjawabnya.
    • Atau GPT-4 yang pengetahuannya sampai pada Maret 2023, ChatGPT juga kemungkinan tidak dapat menjawab informasi yang baru diterbitkan mulai bulan April 2023.
  3. Teks yang bias. ChatGPT telah dilatih pada kumpulan data besar teks dan kode, yang dapat mengandung bias. Hal ini bisa mengakibatkan ChatGPT menghasilkan teks yang bias, baik secara sadar maupun tidak sadar.
    Contoh:
    • Jika kumpulan data pelatihan ChatGPT berisi lebih banyak teks yang ditulis oleh pria daripada wanita, ChatGPT bisa jadi lebih cenderung menghasilkan teks yang misoginis.
    • Jika kumpulan data pelatihan ChatGPT berisi lebih banyak teks yang mendukung suatu partai politik daripada partai politik lainnya, ChatGPT bisa jadi lebih cenderung menghasilkan teks yang mendukung partai politik tersebut.
  4. Kurangnya keamanan: ChatGPT bisa digunakan untuk membuat konten palsu atau meniru identitas seseorang. Oleh sebab itu, pengguna mesti berhati-hati dalam menggunakan ChatGPT.
    Contoh:
    • Ketika ChatGPT digunakan untuk membuat konten palsu atau meniru identitas seseorang, hal ini bisa membahayakan privasi dan keamanan pengguna.
    • ChatGPT digunakan untuk membuat konten yang tidak etis atau berbahaya seperti, penipuan online, konten pornografi, atau pemalsuan dokumen.
  5. Minimnya kontrol: Pengguna tidak mempunyai kontrol penuh atas respons yang dihasilkan oleh ChatGPT. Respons yang dihasilkan oleh ChatGPT bisa jadi tidak cocok dengan kemauan pengguna.
    Contoh:
    • Jika pengguna meminta ChatGPT buat menghasilkan teks tentang suatu topik, respons yang dihasilkan oleh ChatGPT bisa jadi tidak cocok dengan apa yang diharapkan pengguna.
    • Ketika pengguna meminta ChatGPT buat menghasilkan teks yang bersifat subjektif atau berdasarkan preferensi pribadi, respons yang dihasilkan oleh ChatGPT bisa jadi tidak cocok dengan preferensi pengguna, sebab ChatGPT tidak bisa menguasai preferensi pribadi pengguna.
  6. Menghasilkan konten yang berbahaya. ChatGPT bisa menghasilkan konten yang berbahaya, seperti kekerasan, pornografi, atau ujaran kebencian. Hal ini bisa terjadi sebab ChatGPT sudah dilatih pada kumpulan data besar teks dan kode, yang mencakup berbagai jenis konten, termasuk konten yang berbahaya.
    Contoh:
    • ChatGPT bisa dipakai buat menghasilkan teks yang mempromosikan kekerasan.
    • ChatGPT bisa dipakai buat menghasilkan konten pornografi.
    • ChatGPT bisa dipakai buat menghasilkan ujaran kebencian terhadap suatu kelompok orang tertentu.
  7. Dapat disalahgunakan. ChatGPT juga dapat disalahgunakan untuk tujuan yang beresiko. Misalnya, ChatGPT dapat digunakan untuk menyebarkan informasi yang salah atau menghasilkan konten yang beresiko.
    Contoh:
    • ChatGPT bisa dipakai untuk membuat propaganda yang mempromosikan suatu pandangan hidup atau ideologi tertentu.
    • ChatGPT bisa dipakai untuk menyebarkan berita palsu tentang suatu peristiwa.

Manfaat Menggunakan ChatGPT

ChatGPT merupakan AI yang memiliki banyak manfaat, yaitu:

  1. Membantu mencari informasi secara efisien dan cepat. ChatGPT dapat memberikan jawaban yang relevan untuk pertanyaan yang Anda berikan, bahkan jika pertanyaan tersebut menantang, aneh, ataupun terlalu terbuka.
  2. Mengembangkan kreativitas. ChatGPT bisa membantu Anda menciptakan berbagai jenis konten kreatif, seperti email, surat, puisi, skrip, karya musik, kode, dan lain sebagainya.
  3. Membantu dalam kepenulisan. ChatGPT bisa membantu Anda mengerjakan berbagai tugas penulisan, seperti merancang struktur, menghasilkan ide, dan memeriksa tata bahasa.
  4. Meningkatkan produktivitas. ChatGPT bisa membantu Anda mengerjakan tugas-tugas yang berulang secara otomatis, sehingga Anda bisa fokus mengerjakan tugas lain yang lebih penting.
  5. Membantu siswa dalam dunia pendidikan. ChatGPT bisa membantu siswa, seperti berlatih menulis, menjawab pertanyaan, belajar berpikir kritis, dan menguasai bahasa asing.
  6. Membantu guru dalam dunia pendidikan. ChatGPT bisa membantu guru, seperti membuat soal ujian, menyusun bahan ajar, mengajarkan berpikir kritis, dan mengajarkan bahasa asing.
  7. Meningkatkan layanan pelanggan. ChatGPT bisa digunakan untuk membuat chatbot yang dapat berinteraksi dengan pelanggan dengan cara yang ramah dan informatif.
  8. Dan lain sebagainya.
Halaman Login ChatGPT by OpenAI
Halaman login ChatGPT by OpenAI. Sumber: Pexels

Cara Menggunakan ChatGPT

ChatGPT dapat digunakan melalui:

Untuk menggunakan ChatGPT, Anda cukup mengajukan pertanyaan atau memberikan perintah. ChatGPT akan memprosesnya dan memberikan respons dalam bentuk teks. Anda juga dapat meminta ChatGPT buat menulis konten tertentu dengan memberikan instruksi yang jelas. Namun, pastikan bahwa Anda memeriksa kembali hasilnya guna memastikan kalau konten yang dihasilkannya sesuai dengan kebutuhan Anda.

Tips Penggunaan ChatGPT dengan Aman

  1. Gunakan ChatGPT melalui situs web resmi OpenAI ataupun aplikasi resmi dari App Store atau Play Store. Hal ini bakal membantu melindungi pengguna dari ancaman malware atau serangan siber.
  2. Hindari membagikan data sensitif. ChatGPT bisa digunakan untuk menghasilkan teks yang meyakinkan dan realistis. Oleh sebab itu, penting untuk menghindari membagikan data sensitif kepada ChatGPT, seperti alamat tempat tinggal, nomor kartu kredit, atau data pribadi lainnya.
  3. Hindari menyimpan riwayat obrolan. ChatGPT secara default menyimpan seluruh percakapan antara pengguna dengan chatbot. Percakapan inilah yang dikumpulkan buat melatih sistem dan dapat diperiksa oleh moderator. Guna melindungi privasi, pengguna bisa menonaktifkan penyimpanan riwayat percakapan di halaman pengaturan.
  4. Hapus percakapan secara berkala. Bahkan jika riwayat percakapan sudah dinonaktifkan, pengguna masih bisa melihat percakapan sebelumnya di log browser ataupun aplikasi. Untuk menghapus percakapan secara permanen, pengguna bisa menggunakan alat penghapusan data, seperti penghapusan riwayat jelajah bawaan browser ataupun aplikasi utilities.
  5. Gunakan password atau kata sandi yang kuat untuk akun OpenAI Anda. Hal ini bakal membantu melindungi akun pengguna dari peretasan.
  6. Perbarui ChatGPT secara berkala. Hal ini bisa Anda lakukan apabila Anda mengunduh aplikasinya melalui App Store atau Play Store. Pembaruan ChatGPT biasanya mencakup peningkatan performa dan perbaikan keamanan.
  7. Waspadai aplikasi pihak ketiga. Ada banyak aplikasi pihak ketiga yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan ChatGPT. Namun, Anda perlu berhati-hati saat menggunakan aplikasi pihak ketiga ini, sebab beberapa aplikasi ada yang dapat membahayakan privasi pengguna.
  8. Batasi akses ke data sensitif. Jika ChatGPT digunakan untuk mengakses data sensitif, seperti data perusahaan, penting untuk membatasi akses ke data tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan memakai password atau kata sandi yang kuat dan membatasi akses ke perangkat dan jaringan yang digunakan untuk mengakses data tersebut.

Kesimpulan

Itulah yang dapat saya sampaikan mengenai apa itu ChatGPT beserta berbagai aspek darinya. ChatGPT merupakan salah satu inovasi terbaru dalam dunia kecerdasan buatan yang menjanjikan banyak kemampuan. Dengan kemampuannya dalam memahami bahasa manusia, kemampuan berbicara dan menulis, serta fleksibilitasnya, ChatGPT mempunyai beraneka ragam aplikasi praktis di berbagai bidang. Walaupun demikian, AI ini juga mempunyai kelemahan dan menimbulkan perihal etika yang perlu dipertimbangkan dengan cermat. Dalam penggunaannya, penting untuk memahami potensi dampak positif dan negatif dari teknologi ini, dan memastikan bahwa penggunaannya sesuai dengan etika dan nilai yang baik.

Apa itu ChatGPT merupakan contoh yang menarik dari bagaimana teknologi terus berkembang dan membuka kesempatan baru dalam berbagai bidang. Dengan pemahaman yang mendalam tentang teknologi ini, kita sanggup menggunakan potensinya dengan bijak guna memajukan dunia digital yang terus terhubung ini.

Sumber Referensi:

  1. Kompas.com, Apa Itu ChatGPT: Pengertian, Cara Menggunakan, dan Kegunaannya
  2. Duniaku.com, ChatGPT: Pengertian, Manfaat, Cara Menggunakannya
  3. OpenAI
  4. OpenAI Blog, Introducing ChatGPT
  5. ContentBot Blog, Top 10 ChatGPT Prompts for Blog Posts
  6. ThemeIsle Blog, 6 Ways How to Use ChatGPT for Blogging (Tested for 2023)
  7. MUO (Make Use Of), How to Use ChatGPT to Write Better Social Media Posts
  8. Digital Trends, Here’s the ChatGPT word limit and how to get around it
  9. HubSpot Blog, I tried writing a blog post with ChatGPT, so you don’t have to.. https://blog.hubspot.com/marketing/i-tried-writing-a-blog-post-with-chatgpt.
  10. Glints Blog, ChatGPT: Apa itu, Kegunaan, Kelebihan, dan Kekurangannya
  11. Kompasiana, 101 Kelebihan dan Kekurangan Chat GPT
  12. TrenAsia, 5 Cara Aman Pakai ChatGPT Saat Bekerja, Jangan Ceroboh!
  13. InfoKomputer, Agar Aman, Perhatikan Empat Tips Ini Ketika Menggunakan ChatGPT
  14. wikiHow, Petunjuk Lengkap Keamanan ChatGPT
  15. Teknologi.id, Simak, Inilah Hal yang Dilakukan oleh ChatGPT Pada Data Pengguna!
Bagikan agar orang lain juga tahu.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *